SYALOM...SLAMAT DATANG DI BLOGNYA BIRO PEMUDA GEREJA PENTAKOSTA. SEMOGA BLOG INI MENJADI BERKAT BAGI PENGUNJUNG SEKALIAN. TUHAN MEMBERKATI, HALELUYA.........

Senin, 27 Mei 2019

SAKSI HIDUP: Menelusuri Jejak-jejak Para Missionaris Gereja Pentakosta


          Suatu pengalaman luar biasa kalau Tuhan mengijinkan saya berkunjung ke Gereja Pentakosta Ujung Pandan.
Sabtu 25 Mei 2019 saya berangkat dari medan menuju Sidikalang Dairi khususnya ke kampung Ujung Pandan. Sesampainya di Sidikalang saya dijemput oleh bapak Pdt. E. Sinaga Pimpinan Daerah Dairi untuk mengantar saya kelokasi tujuan saya. berdasarkan informasi jarak antara Sidikalang dengan kampung Ujung Pandan lebih kurang 12 KM. Sepanjang perjalanan saya mencoba menikmati indahnya panorama ciptaan Tuhan yang dihiasi dengan perbukitan-perbukitan, pohon-pohon dan tanaman hijau milik warga. Sesekali mobil yang kami tunggangi pun  berjibaku dengan banyaknya lobang-lobang dan jalan yang longsong yang menghiasi jalanan sehingga memerlukan kehatihatian ditambah lagi kondisi jalanan yang naik turun dan sempit.
           Pukul 18.30 saya dan Pdt. E. Sinaga pun tiba kampung Ujung Pandan dan langsung kerumah bapak Al. Pdt. Hutabalian. Malam harinya kami mengadakan ibadah yang dihadiri oleh beberapa orang Jemaat Gereja Pentakosta Ujung Pandan dan Firman Tuhan saya layani sendiri dan hari Minggunya juga dilangsungkan ibadah Minggu yang dihadiri oleh Pdt. E. Sinaga (Pimpinan Daerah Dairi, Pdm. Simbolon Gembala Sidang GP Soban, dan St. Situmorang sementara Firman Tuhan saya sampaikan sendiri.
           Berdasarkan penuturan Oppung br. Manik bahwa dulu banyak mujizat (halongangan) yang terjadi di kampung Ujung Pandan ini. Berikut Penuturan Oppung br. Manik.
          Oppung br Manik menuturkan bahwa BARITA  NAULI (Injil) sudah dibawa ke kampun Ujung Pandan oleh Pendeta Namatua (Pdt.Ev. Lukas Siburian) bersama dengan rombongan sekitar tahun 1941. Oppung ini mengatakan bahwa rombongan yang dipimpin oleh Pendeta Namatu ( Pdt. Ev. Lukas Siburian) demikian gigih dalam memberitakan Firman Tuhan dari kampung ke kampung. Apalagi HUTA ON NA JOLO HARANGAN DOPE (kampung ini masih hutan belantara.) Belum lagi berhadapan dengan pasukan NIPPON katanya. Lebih jauh Oppung yang usianya diperkirakan hampir 90 tahun ini pada waktu itu banyak mujizat (HALONGANGAN) yang terjadi. Sehingga  tidak sedikit juga warga kampung sebelah yang datang oleh karena sakit penyakit. Pernah suatu ketika ada anak kecil yang meninggal dibawa kekampung ini dan didoakan oleh hamba-hamba Tuhan anak itu hidup kembali. Bahkan Kampung Ujung Pandan ini juga pernah menjadi tempat pengungsian dari kampung-kampung sebelah oleh karena ada pembakaran kampung, pengusiran, pembunuhan terhadap orang-orang batak oleh suku tertentu tetapi kampung kami ini tidak terjadi apa-apa ALANI AHA ALA DILINGGOMI DEBATA (mengapa sebab dilindungi oleh Tuhan). GODANG MA TAHE HALONGAN I NAJOLO. JADI MOLO BINOTO MOLO NAENG RO ANGKA NAPOSO NI TUHAN  NA UJU I NALASAN ROHA. DI TONGAN DALAN DOPE HALAK I NGA MARENDEI HAMI DIJABU.
         Oppung br Manik ini juga mengatakan salah satu dari rombongan Pendeta Namatua ima oppung mu,  Sihombing (Pdt. Ev. M. Sihombing). Molo Sihombing doli-doli dope nasahalian jala sai diboan amang Pendeta Namatua ma ibana mangna tu dia. jadi Molo Ketua nuaeng (jadi kalau Ketua sekarang- Pdt. Ev. Diaene Evapora Siburian, S.Th) metmet dope  nauju i (masih bayi waktu itu) alai nga diboan-boan  i marbarita na uli rap dohot oma na ima iang br tobing (inang br tobing-mama inang Pdt. Ev. Diane Evapora Siburian) jadi sempat do  ni parorot ketua Nuaeng.
           Dari benih-benih Firman Tuhan yang ditanamkan oleh   rombongan Pdt. Ev. Lukas Siburian lahirlah Gereja Pentakosta Ujung Pandan yang berdiri kokoh sampai saat ini. 
         Demikianlah kilas balik jejak-jejak Para Missionaris Gereja Pentakosta di kampung Ujung Pandan yang dipimpin oleh Pdt. Lukas Siburian...
Tunggu Jejak-jejak Missionaris berikutnya



Oleh: Pdt. Joel Nababan, S.Th., M.Th







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SELESAI MEMBACA ARTIKELNYA JANGAN LUPA MENINGGALKAN KOMENTARNYA YA…. TUHAN MEMBERKATI, HALELUYA.........
zwani.com myspace graphic comments

Apakah Anda bangga sebagai pemuda Gereja Pentakosta?

.

.
.

.

.
.

Video